PMII Desak Unsur Pimpinan Bank Jambi Mundur, Ancam Gelar Aksi Gelombang Besar

Pemayung.com, Jambi – Suara keras bergema dari Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Kota Jambi. Pengurus Cabangnya secara tegas melayangkan tuntutan kepada manajemen Bank 9 Jambi dan mengancam akan menggelar aksi gelombang besar atas bobolnya dana nasabah beberapa waktu lalu.

Organisasi mahasiswa terbesar ini menyoroti adanya dugaan kelalaian manajerial dan menuntut transparansi penuh atas kondisi internal bank daerah tersebut.

Basir menekankan bahwa Bank 9 Jambi sebagai lembaga keuangan daerah membutuhkan evaluasi menyeluruh.

Menurutnya, kepercayaan publik yang telah dibangun selama bertahun-tahun kini terancam goyah akibat lemahnya kontrol dan akuntabilitas dari pihak pimpinan.

“Kami tidak bisa membiarkan Bank 9 Jambi terus dikelola dengan pola komunikasi yang tertutup dan penuh kelalaian,”tegasnya dengan nada tegas.

Sebagai bank yang berdiri atas nama rakyat Jambi, Basir menegaskan bahwa transparansi bukan pilihan – melainkan harga mati.

Ia bahkan mengusulkan langkah drastis jika manajemen saat ini dinilai tidak mampu menjalankan tugasnya dengan profesional.

“Ganti saja mulai pimpinan hingga struktur Bank 9 Jambi karena tidak becus dan tidak bertanggungjawab,”ujarnya tanpa basa-basi.

PMII juga menetapkan tenggat waktu yang tidak bisa ditawar lagi: maksimal 7×24 jam sejak tuntutan disampaikan. Pihak bank diminta untuk segera memberikan penjelasan terbuka kepada publik dan melakukan perombakan pada unsur pimpinan yang dianggap bertanggung jawab.

“Kami memberikan waktu respon maksimal 7×24 jam sejak tuntutan ini disampaikan. Pihak Bank 9 Jambi harus memberikan penjelasan terbuka kepada publik dan segera melakukan perombakan pada unsur pimpinan yang bertanggung jawab atas kelalaian yang terjadi,”tegas Basir.

Bila tidak ada jawaban konkret dan langkah nyata dari manajemen dalam waktu tersebut, PMII siap menggerakkan massa untuk menuntut keadilan.

“Jika dalam 7×24 jam tidak ada jawaban yang konkret dan transparan, jangan salahkan kami jika gelombang aksi massa akan memenuhi jalanan untuk menuntut keadilan bagi nasabah dan masyarakat Jambi. Kami akan mengawal ini sampai ada perubahan struktural di tubuh Bank 9 Jambi,” pungkasnya dengan penuh tekad.(*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *