Misteri Dana CSR Hingga Raibnya Puluhan Miliar Rupiah Uang Nasabah Bank Jambi

Pemayung.com, Jambi – Pada saat ini mata publik Jambi serentak menyorot berbagai permasalahan yang terjadi di lingkaran manajemen Bank Jambi. Mulai dari dugaan penyimpangan penyaluran dana CSR hingga misteri raibnya puluhan miliar rupiah uang nasabah.

Pernyataan Sekretaris Forum CSR Provinsi Jambi yang menyebutkan dana sosial bersumber dari perusahaan swasta tersebut dikelola Bank Jambi hanya sebesar Rp1,9 Miliar dan telah diperuntukkan untuk pembangunan jalan khusus batu bara, menjadi perbincangan publik.

Berdasarkan keterangan dari pengamat publik, Saiful, menyebut bahwa apa yang disampaikan Forum CSR Provinsi Jambi kepada awak media beberapa waktu lalu tidak masuk akal.

“Kalau kita karkulasikan penerima dana CSR dari perusahaan swasta mencapai angka puluhan miliar rupiah bukan satu miliar lebih, ini yang harus dipertanyakan. Saya menduga ada permainan dana CSR ini, apalagi penyaluran dana tersebut untuk kepentingan pengusaha bukan meningkatkan perekonomian masyarakat Jambi,” tutur Saiful.

Tidak hanya permasalahan Dana CSR saja, Saiful juga menyoroti kejadian diluar nalar yang terjadi pada pekan lalu di Bank Jambi yakni raibnya puluhan miliar rupiah uang nasabah di tabungan bank plat merah Pemprov Jambi tersebut.

“Kami masyarakat Jambi belum bisa menerima alasan yang disampaikan Gubernur Jambi Al Haris dan manajemen Bank Jambi yang menyebut hilangnya uang nasabah dikarenakan adanya kejahatan siber atau ulah hacker. Kita lihat saja, kalau penjahat pasti menguras habis isi dalam tabungan nasabah,” sebutnya.

Kritikan pedas masyarakat Jambi juga ditujukan kepada Gubernur Jambi Al Haris yang menyampaikan bahwa semua uang nasabah Bank Jambi akan segera diganti oleh Pemprov Jambi.

“Puluhan miliar rupiah uang nasabah Bank Jambi diganti oleh Gubernur Al Haris, sikap Al Haris ini sama saja menjadi pahlawan ditengah nasabah. Apakah diganti pakai uang pribadi atau uang rakyat yang bersumber dari APBD Jambi. Saya takut ini akan berdampak pada pembangunan Jambi,” kata Saiful.

Dirinya meminta kepada Gubernur Jambi Al Haris untuk tidak mengorbankan uang rakyat untuk pembangunan Jambi dengan menyelematkan keuangan Bank Jambi.

“Masyarakat saja mau ngajukan pinjaman, kredit rumah atau proposal dana CSR saja sangat susah di Bank Jambi. Ini menyelamatkan Bank Jambi pakai uang rakyat. Ada apa dengan Gubernur Al Haris ini, selalu menganggap uang rakyat bisa digunakan sesuai keinginannya, jangan mentang-mentang gubernur bisa berbuat apa saja,” tegasnya.

Hingga berita ini diterbitkan lagi lagi manajemen Bank Jambi belum bisa dikonfirmasi awak media. Direktur Operasional Bank Jambi, Zulfikar, memilih bungkam tanpa kata.

(Wandi)