Nasabah Tak Yakin Raibnya Uang Ditabungan Bank Jambi Ulah Hacker

Pemayung.com, Jambi – Masyarakat meragukan pernyataan manajemen Bank Jambi yang menyebut hilangnya uang nasabah hingga ratusan miliar rupiah adalah ulah Hacker atau kejahatan ciber.

Warga Kota Jambi, Herman mengatakan bahwa dirinya meragukan apa yang terjadi pada sistem perbankan Bank Jambi yang membuat uang nasabah raib dari tabungan.

“Kami masyarakat ragu bahwa itu ulah hacker, coba kita lihat uang nasabah Bank Jambi yang hilang bukan semua tapi rata rata nominalnya sama Rp 25 juta. Saya menduga ada permainan dari orang dalam,” ungkap Herman, (01/03/2026).

Dikatakan dia, harusnya aparat penegak hukum (APH) menindaklanjuti permasalahan ini secara terbuka untuk publik. Karena masyarakat Jambi meyakini bahwa itu bukan ulah hacker melainkan kejahatan perbankan yang melibatkan orang dalam.

Sementara pengakuan dari salah satu nasabah Bank Jambi, Ngabdu Rahman, menjelaskan bahwa tidak ada keterlibatan hacker pada kasus hilangnya uang nasabah Bank Jambi.

“Kalau saya gak yakin kalau dibobol hacker. Karena setahu saya teman teman yang kebobolan nilainya sama Rp 23 Juta, padahal saldo mereka ada yang Rp 50 juta. Dan ada yang Rp 30 jutaan. Tapi dibobol Rp 23 juta. Artinya sistemik, kalau hacker akan masuk ke dalam data perseorangan dan dikuras habis,” tuturnya.

Dirinya memprediksikan Bank Jambi akan mengalami kebangkrutan dikarenakan banyaknya nasabah yang berpindah ke bank lain atau bank yang sistem pengamanan terjamin.

“Setelah kejadian ini Bank Jambi pasti akan gulung tikar, sebagian besar nasabah merencanakan memindahkan tabungannya,” tukasnya.

Sementara hingga saat ini belum ada keterangan resmi dari manajemen Bank Jambi terkait akan pindahnya nasabah Bank Jambi.

(Wandi)