Pemayung.com, Merangin Rencana pemasangan lift baru di Kantor Bupati Merangin dengan anggaran APBD yang mencapai hampir Rp 2,5 miliar (Rp 2,49 miliar) pada tahun 2026 menjadi sorotan publik dan dinilai cukup fantastis.
Berdasarkan informasi yang dihimpun hingga Maret 2026, berikut adalah konteks mengenai wajar atau tidaknya proyek tersebut:
1. Konteks Proyek (Mengapa Diperlukan?)
- Aksesibilitas dan Pelayanan: Lift seringkali diperlukan untuk mendukung aksesibilitas di gedung bertingkat, terutama bagi penyandang disabilitas, lansia, atau tamu penting yang membutuhkan akses ke lantai atas kantor bupati.
- Modernisasi: Proyek ini merupakan bagian dari peningkatan sarana dan prasarana di lingkungan Pemerintahan Kabupaten Merangin pada TA 2026.
2. Aspek Anggaran (Rp 2,5 Miliar)
- Dugaan Kemahalan: Angka mendekati Rp 2,5 miliar untuk satu lift dinilai sangat tinggi oleh sebagian pihak, sehingga memicu sorotan mengenai efisiensi penggunaan APBD.
- Kondisi Anggaran Daerah: Proyek ini muncul di tengah situasi di mana Bupati Merangin (M. Syukur) diketahui sedang melakukan penyesuaian strategi pembangunan infrastruktur karena adanya pemangkasan anggaran (JurnalOne, 2026).
- Skala Prioritas: Perdebatan muncul apakah pemasangan lift baru adalah prioritas utama dibandingkan dengan kebutuhan infrastruktur jalan atau layanan publik lainnya yang mungkin lebih mendesak.
Pemasangan Lift Kantor Bupati VS Akses Jalan
- Rencana Fasilitas Baru: Pemerintah Kabupaten Merangin berencana melengkapi kantor bupati dengan fasilitas lift untuk meningkatkan pelayanan dan aksesibilitas gedung.
- Kondisi Infrastruktur Jalan: Terdapat laporan mengenai masalah infrastruktur di wilayah tersebut, termasuk kerusakan jalan nasional (retak sepanjang 50 meter) yang sempat memicu penutupan jalan sementara untuk perbaikan. Selain itu, beberapa proyek jalan baru di Merangin dilaporkan mengalami kerusakan tak lama setelah pengaspalan.
- Logistik dan Akses: Meskipun tidak disebutkan secara spesifik bahwa akses jalan menghambat pengiriman komponen lift, kondisi jalan yang rusak di beberapa titik wilayah Merangin seringkali menjadi kendala bagi distribusi alat berat dan material konstruksi besar.
- Prioritas Pembangunan: Saat ini, Pemerintah Provinsi Jambi juga sedang memprioritaskan perbaikan akses jalan di wilayah hulu Merangin untuk memperkuat konektivitas pada tahun anggaran 2026
Isu-isu infrastruktur umum di Kabupaten Merangin.
- Lokasi Kantor Bupati: Kantor Bupati Merangin yang baru berlokasi di Jalan Jend. Sudirman Km 3, Pematang Kandis, Bangko, dan dilaporkan dekat dengan Jalan Lintas Sumatera.
- Kondisi Infrastruktur Jalan: Terdapat temuan BPK terkait karut-marut proyek jalan di Merangin, termasuk dugaan kekurangan volume.
- Perbaikan Jalan: Pemerintah Kabupaten Merangin fokus pada perbaikan jalan di beberapa wilayah (Tabir) dan merencanakan penguatan infrastruktur.
- Aksesibilitas: Berdasarkan data pemetaan, Kantor Bupati Merangin tidak terdaftar memiliki akses kursi roda yang memadai, meskipun memiliki area parkir dan restoran.
Kesimpulan Sementara: Wajarkah?
- Secara Fungsi: Wajar, jika tujuannya untuk pelayanan publik dan aksesibilitas modern.
- Secara Biaya: Perlu transparansi dan audit terkait rincian anggaran (seperti pengadaan lift khusus, perbaikan struktur bangunan/shaft lift, dan biaya pemasangan) untuk memastikan harga tersebut sesuai standar (tidak terjadi mark-up).
- Konteks Waktu: Menjadi tidak wajar jika prioritas daerah saat ini lebih membutuhkan anggaran untuk perbaikan jalan atau layanan dasar lainnya yang langsung berdampak pada masyarakat, di tengah keterbatasan anggaran daerah.
Sorotan publik yang tajam kemungkinan besar akan membuat proyek ini masuk dalam pengawasan ketat DPRD Merangin dan lembaga pengawas anggaran.
Disclaimer: Informasi berdasarkan hasil penelusuran per 10 Maret 2026. Data dapat berubah sesuai perkembangan tender dan pemeriksaan anggaran.
Kami memberikan hak jawab untuk pihak yang merasa keberatan


















