Pemayung.com. – KOTA JAMBI – Insiden mengejutkan terjadi di SMP Negeri 7 Kota Jambi pada Kamis (9/4/2026) pagi. Sebanyak tiga orang guru dilaporkan mengalami gejala mual-mual dan pusing sesaat setelah melakukan uji kelayakan (mencicipi) paket Makan Bergizi Gratis (MBG) sebelum dibagikan kepada para siswa.
Sesuai dengan standar operasional prosedur (SOP) keamanan pangan, pihak sekolah diwajibkan mencicipi terlebih dahulu menu yang dikirimkan oleh Satuan Pelayanan Program Gizi (SPPG). Namun, tak lama setelah mencoba menu tersebut sekitar pukul 09.00 WIB, ketiga guru tersebut mengeluhkan mulas dan mual hingga harus segera dilarikan ke rumah sakit untuk mendapatkan perawatan medis.
Pihak Badan Gizi Nasional (BGN) Jambi melalui Koordinator Regional, Adityo Wirapranatha, memberikan klarifikasi bahwa pihaknya masih menyelidiki penyebab pasti insiden ini. Dalam pernyataan awal, BGN menyebut ada kemungkinan gejala tersebut dipicu oleh faktor kelelahan atau kondisi kesehatan bawaan seperti maag dan vertigo, mengingat siswa yang mengonsumsi menu yang sama dipastikan dalam kondisi sehat.
Hingga berita ini diterbitkan, redaksi telah berupaya menghubungi pihak RSUD Raden Mattaher untuk mengetahui hasil diagnosa medis resmi terkait dugaan keracunan tersebut. Namun, pihak rumah sakit belum memberikan keterangan lebih lanjut. Upaya konfirmasi melalui pesan tertulis kepada pihak Dinas Pendidikan Kota Jambi pun masih menunggu jawaban.
Saat ini, ketiga guru dikabarkan telah diperbolehkan pulang setelah menjalani observasi singkat. Meski demikian, insiden ini menambah daftar panjang kekhawatiran masyarakat mengenai pengawasan kualitas dan keamanan pangan dalam pelaksanaan program nasional MBG di wilayah Jambi.(tim)
Disclaimer :
- Hak Jawab: Kami membuka ruang bagi Dinas Pendidikan atau BGN untuk memberikan hasil uji laboratorium resmi jika sudah tersedia.



















