Di tengah tekanan inflasi dunia dan eskalasi geopolitik yang mulai merambah ekonomi daerah, DPW PPP Jambi di bawah nakhoda Muhammad Fadhil Arief memilih jalan “Politik Santun”. Mengedepankan transformasi perilaku dan penolakan terhadap isu miring, partai berlambang Ka’bah ini berupaya menjaga stabilitas demokrasi Jambi.
Pemayung.com KOTA JAMBI – Suasana Musyawarah Cabang (Muscab) serentak DPC PPP se-Provinsi Jambi pada akhir Maret 2026 menjadi saksi bisu penegasan arah politik partai. Di saat suhu politik nasional seringkali memanas akibat tantangan ekonomi global, Ketua Umum PPP, Muhamad Mardiono, menginstruksikan para kader di Jambi untuk tidak terprovokasi isu-isu miring yang dapat memecah belah persatuan.
Ketua DPW PPP Jambi, Muhammad Fadhil Arief, menegaskan bahwa politik santun diawali dengan transformasi cara berpikir. “Kita fokus pada bagaimana PPP menjadi besar melalui transformasi sikap dan perilaku yang positif,” ujarnya di sela-sela Muscab serentak di Jambi.
Menghadapi Turbulensi Global dengan KetenanganProvinsi Jambi saat ini tengah menghadapi ujian berat berupa fluktuasi harga komoditas global seperti sawit dan karet yang menjadi tulang punggung ekonomi rakyat. Di sisi lain, penurunan Transfer ke Daerah (TKD) serta kenaikan biaya logistik akibat krisis geopolitik menjadi tantangan nyata bagi pembangunan.
Menanggapi hal tersebut, PPP Jambi mendorong langkah-langkah strategis:
- Penguatan Akar Rumput: Menyelesaikan struktur hingga tingkat ranting untuk memastikan saluran aspirasi masyarakat tetap terjaga.
- Politik Tanpa Gaduh: Menolak narasi-narasi provokatif terkait kepesertaan pemilu, memastikan kader tetap optimis menyongsong 2029.
- Pemberdayaan Milenial: Membuka wadah aspirasi bagi generasi muda agar lebih adaptif terhadap teknologi dan industri masa depan di tengah persaingan global.
Soliditas di Tengah Isu PerpecahanMeski dihantam berbagai isu eksternal, kepemimpinan Fadhil Arief di Jambi justru semakin solid. Ia baru saja menerima SK kepengurusan periode 2026–2031 dari DPP, didampingi oleh Hurmin sebagai Sekretaris dan Ibnu Sina sebagai Bendahara. Soliditas ini dianggap sebagai modal utama dalam menjaga “Politik Santun” agar tidak sekadar menjadi slogan, melainkan kerja nyata untuk ketahanan ekonomi Jambi.
Berdasarkan hasil Pemilu 2024 dan konsolidasi partai per April 2026, Partai Persatuan Pembangunan (PPP) di Provinsi Jambi menunjukkan tren positif dengan penguatan basis massa di beberapa wilayah kunci. Di bawah kepemimpinan Muhammad Fadhil Arief, PPP berhasil mengamankan posisi penting di tingkat legislatif provinsi.
Berikut adalah infografis yang menggambarkan peta kekuatan PPP di Provinsi Jambi:

Analisis Kekuatan PPP Jambi (Update 2026)
- Pencapaian Kursi: PPP berhasil mengamankan 5 kursi di DPRD Provinsi Jambi untuk periode 2024-2029. Keberhasilan ini menempatkan PPP dalam jajaran partai yang memiliki posisi tawar kuat di parlemen daerah.
- Dominasi Daerah: Hasil Pemilu 2024 menunjukkan PPP “melejit” dan berhasil menguasai perolehan di 2 daerah di Jambi, yang menjadi basis suara signifikan bagi partai.
- Struktur Kepemimpinan: Musyawarah Cabang (Muscab) serentak yang sukses digelar pada 28 Maret 2026 di Jambi semakin mensolidkan mesin partai di 11 kabupaten/kota untuk menghadapi tantangan global dan persiapan Pemilu 2029.
- Posisi di Parlemen: Dengan 5 kursi, PPP tergabung dalam satu fraksi utuh di DPRD Provinsi Jambi, memungkinkan partai untuk lebih vokal dalam mengawal kebijakan strategis daerah.
KETENTUAN PERS DAN HAK JAWAB
Laporan berita ini disusun sesuai dengan standar jurnalisme yang diatur dalam Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 tentang Pers. Kami berkomitmen untuk menyajikan fakta yang akurat dan berimbang mengenai pergerakan partai politik di daerah.





















