Pemayung.com, JAMBI – Polemik mengenai spesifikasi kapal bantuan nelayan di Kabupaten Tanjung Jabung Timur kini menemui titik terang. Hasil verifikasi lapangan dan sinkronisasi data menegaskan bahwa tidak ada kebohongan publik dalam pelaksanaan proyek ini. Apa yang disampaikan oleh Bupati mengenai spesifikasi kapal berukuran 16 Gross Tonnage (GT) terbukti benar dan konsisten dengan penjelasan teknis dari Dinas Perikanan.
Hal ini diperkuat dengan pernyataan langsung Bupati Tanjung Jabung Timur yang belakangan viral di berbagai platform media sosial. Dalam potongan video yang menjadi buah bibir tersebut, sang Bupati secara transparan mengungkapkan rasa syukurnya atas peningkatan spesifikasi bantuan untuk nelayan tersebut.
“Kapal yang direncanakan tadi 10 GT, Alhamdulillah jadinya 16 GT,” ujar Bupati dalam rekaman video yang beredar luas.
Kepala Dinas Perikanan menegaskan bahwa ucapan Bupati tersebut adalah fakta lapangan yang didasari oleh mekanisme adendum kontrak yang sah. Perubahan dari 10 GT menjadi 16 GT dilakukan untuk memastikan nelayan memiliki armada yang lebih mumpuni dan tangguh untuk wilayah tangkap yang lebih luas.
Selain spesifikasi yang meningkat, lokasi galangan pengerjaan kapal juga telah terverifikasi secara resmi. Tim teknis terus memantau pengerjaan fisik agar hasil akhirnya tetap presisi dan sesuai dengan dokumen kontrak terbaru.
Pemerintah daerah berharap masyarakat tidak lagi termakan isu miring, mengingat pernyataan pimpinan daerah dan pejabat teknis sudah sangat sinkron dan didukung oleh data administrasi yang transparan.
“Tidak ada kebohongan publik dalam proyek ini. Apa yang disampaikan oleh Ibu Bupati dalam video tersebut memang benar dan sesuai dengan pernyataan kami; bahwa sejak awal sudah dilakukan adendum menjadi 16 GT dan lokasi galangannya pun sudah terverifikasi,” tegas Kadis Perikanan saat dikonfirmasi, Jumat (11/4/2026). (tim)



















