Pemayung.com, Jambi – Anggota DPRD Provinsi Jambi dinilai tidak peka terhadap permasalahan yang terjadi ditengah masyarakat, dan hanya piawai dalam menganalisis.
Hal ini disampaikan Ketua Ikatan Pemuda Anti Korupsi Jambi (IPAKJ), Afrizal. Ia menyebut Anggota DPRD Provinsi Jambi saat ini sangat tunduk kepada pemerintah.
“Kita lihat pimpinan DPRD hanya pintar menganalisa saja, tapi tidak peka dengan permasalahan yang terjadi di tengah masyarakat Jambi. Ada apa dengan pimpinan dewan ini,” ucapnya.
Ia menilai para wakil rakyat hanya memikirkan kepentingan pribadi mereka saja. Ini tampak dari beberapa kasus yang terjadi.
“Kita lihat di media suara keras Ivan Wirata secara tiba-tiba melempam terkait Islamic Center. Saya tau para pimpinan DPRD Provinsi Jambi ini pemain proyek semua,” cetusnya.
Pengakuan dari salah satu mantan tim Pokja ULP Provinsi Jambi, terdapat proyek besar atas nama pimpinan DPRD Provinsi Jambi yang tak boleh diganggu.
“Pada 2021- 2022 ada beberapa tender proyek wilayah Tanjab Barat dikuasai seorang oknum pimpinan DPRD Provinsi Jambi asal Tanjab Barat. Dia menguasai semua,” bebernya mantan Pokja ULP Provinsi Jambi tersebut, minta identitasnya disembunyikan.
Masih dari sumber yang sama, oknum pimpinan DPRD Provinsi Jambi tersebut hampir setiap tahunnya memiliki jatah proyek di Dinas PU dan Dinas Pendidikan.
“Gak tau kalau sekarang, kalau dulu dia selalu dapat jatah proyek APBD Jambi,” tukasnya.
Hingga berita ini diterbitkan belum ada keterangan resmi dari Sekretariat DPRD Provinsi Jambi terkait kabar tersebut.



















