PEMAYUNG.COM BATANGHARI – Drama kolosal tersaji di Stadion Swarna Bhumi, Minggu sore, 19 April 2026. Dalam laga yang menguras emosi dan fisik, Persebri Batang Hari akhirnya mengunci gelar juara Liga 4 Provinsi Jambi setelah menyungkurkan Persikoja lewat drama adu penalti yang berakhir 5-3, menyusul skor imbang 3-3 di waktu normal. Kemenangan ini sekaligus menyegel tiket emas bagi Laskar Bujang Jantan untuk melenggang ke putaran nasional.

Laga dimulai dengan tensi tinggi. Persebri, yang sejak awal mengambil inisiatif serangan, sempat dikejutkan oleh sundulan tajam Sumanto pada menit ke-28 yang membawa Persikoja unggul lebih dulu. Namun, keunggulan itu hanya seumur jagung. Delapan menit berselang, Husni Mubarok melepaskan tendangan meriam dari luar kotak penalti yang merobek jala lawan. Skor 1-1 menutup babak pertama.

Memasuki paruh kedua, anak-anak Batang Hari tampil kesetanan. Gol Habin di menit ke-49 dan sontekan Yusuf Dwiansyah di menit ke-57—memanfaatkan blunder kiper Persikoja—membuat Persebri terbang tinggi dengan skor 3-1. Namun, mental baja Persikoja berbicara. Ridho memperkecil kedudukan lewat sepakan jarak jauh, sebelum sebuah sundulan di penghujung laga menyamakan kedudukan menjadi 3-3. Stadion bergemuruh, laga dipaksa berlanjut ke adu nasib.

Di babak tos-tosan, mentalitas pemain Persebri terbukti lebih matang. Saat penendang keempat Persikoja gagal menuntaskan tugasnya, gemuruh sorak-sorai pecah. Laskar Bujang Jantan resmi bertahta sebagai raja baru sepak bola Jambi.





















