Pemayung.com, Jambi – Lapangan Utama Kantor Wali Kota Jambi dipenuhi lantunan shalawat. Ribuan jamaah tumpah ruah di lapangan utama Kantor Wali Kota, Rabu (08/04/2026), menyatu dalam satu irama yang sama Bahagia Bershalawat.
Pemerintah Kota Jambi resmi melantik pengurus Majelis Bahagia Bershalawat periode 2026–2029. Sebuah langkah yang bukan sekadar seremonial, melainkan sinyal kuat arah pembangunan spiritual di Kota Jambi.
Hadir langsung Wali Kota Jambi Maulana bersama Wakil Wali Kota Diza Hazra Aljosha, Ketua DPRD Kota Jambi Kemas Faried Alfarelly, unsur Forkopimda, hingga jajaran organisasi keagamaan.
Kehadiran mereka seakan menegaskan: gerakan ini bukan milik satu kelompok, tapi milik bersama.Tabligh akbar bertajuk “Kota Jambi Bahagia Bershalawat” semakin menguatkan suasana.
Tausiyah yang disampaikan Muhammad Amin Abdullah menjadi pengingat bahwa kekuatan sebuah kota tidak hanya diukur dari fisik, tapi juga dari ruh yang hidup di dalamnya.
Wali Kota Jambi Maulana berbicara menegaskan pembangunan Kota Jambi tidak boleh hanya berhenti pada beton dan jalan, tetapi harus menembus ruang-ruang batin masyarakat.
” kehadiran majelis ini menjadi bagian penting dalam mendukung indikator pembangunan di bidang keagamaan kita mendorong percepatan pembentukan kegiatan pengajian dan shalawat hingga ke tingkat kecamatan dan kelurahan menargetkan dalam waktu satu bulan seluruh kecamatan telah memiliki kegiatan pengajian Bahagia Bershalawat, disusul pembentukan di 68 kelurahan dalam dua bulan berikutnya.” Tegas Maulana.
Dslam skenario yang disusun, gerakan ini akan bergerak cepat menyentuh kecamatan, lalu merambah seluruh kelurahan. Bahkan, dalam empat bulan ke depan, aktivitas pengajian dan shalawat ditargetkan hidup setiap hari.Maulana pun mengirim pesan yang lebih dalam: menyatukan seluruh majelis, terutama kelompok pengajian ibu-ibu, agar tidak berjalan sendiri-sendiri.
“Ke depan, kami ingin tidak ada hari tanpa lantunan shalawat di Kota Jambi. Ini menjadi gerakan bersama untuk membangun suasana religius yang berkelanjutan, Insya Allah dengan hadirnya majelis ini di setiap penjuru, Kota Jambi diberikan keberkahan dan ridho Allah Subhana Wa Ta’ala,” pungkasnya.Di balik semarak acara, satu nama resmi diamanahkan memimpin gerakan ini.
Dewi Marlina, melalui Keputusan Wali Kota Jambi Nomor 242 Tahun 2026, ditetapkan sebagai Ketua Majelis Bahagia Bershalawat Kota Jambi periode 2026–2029. Penyerahan bendera pataka menjadi simbol: estafet dakwah telah dimulai. Kini, tantangannya bukan lagi membentuk, tetapi menjaga agar gema shalawat benar-benar hidup bukan hanya di panggung, tapi di setiap sudut Kota Jambi.



















